Kode Etik

Sejak 2007, Perseroan telah melakukan pembaharuan atas budaya perusahaan sejalan dengan semangat transformasi yang berjalan saat itu. Budaya perusahaan yang baru mengakomodir semangat dan etos kerja Intiland yang baru. Ada 5 nilai penting dalam budaya Intiland yaitu : TRICE (Trustworthy, Respect, Innovative, Caring dan Excellence).

TRICE bukanlah sesuatu yang diciptakan semata-mata “baru”. TRICE merupakan intisari dari kelebihan kompetitif Intiland yang sudah terbentuk dari awal. Di sinilah Intiland berbeda dengan para kompetitornya. Kegiatan dan keputusan yang diambil oleh Perseroan dari dulu selalu didasari oleh prinsip TRICE. Dengan prinsip yang dipegang teguh Perseroan inilah maka Perseroan mendapatkan rasa hormat dari para pemangku kepentingan secara berkesinambungan selama ini.

Saat ini, Intiland memiliki Peraturan Perusahaan yang di dalamnya terdapat pengaturan mengenai kode etik di dalam Bab V pasal 15.
Kode etik tersebut mengatur mengenai:

  • Nama baik perusahaan.
  • Rahasia perusahaan.
  • Bekerja dan mengikatkan diri kepada pihak ketiga.
  • Pertentangan kepentingan pribadi dan perusahaan.
  • Permintaan atau penerimaan imbalan.
  • Bisnis pribadi selama jam kerja.
  • Kesusilaan.
  • Penggunaan aset perusahaan untuk keuntungan pribadi.
  • Manipulasi pelaporan.

Peraturan perusahaan berlaku bagi seluruh karyawan tetap perusahaan. Peraturan perusahaan selalu disosialisasikan setiap saat dilakukan orientasi bagi karyawan baru.
Mulai tahun 2014, mitra kerja Perseroan juga harus menandatangani surat pernyataan kesanggupan untuk tidak menyediakan keuntungan atau bujukan apapun dalam bentuk uang, barang atau sejenisnya kepada karyawan Perseroan yang dimaksudkan secara langsung maupun tidak langsung untuk mempengaruhi hasil tender atau kontrak apapun.

Dalam Bab VI Peraturan Perusahaan diatur mengenai sanksi pelanggaran tata tertib dan disiplin tergantung dari jenis pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan mulai dari teguran lisan sampai kepada pemutusan hubungan kerja.