Pedoman Kerja Komisaris

Dewan Komisaris terdiri dari enam orang anggota, yaitu satu orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, tiga orang Komisaris, satu orang Komisaris Independen, dan satu orang Wakil Komisaris Utama. Dengan demikian komposisi Komisaris Independen sebesar 1/3 dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Komposisi ini sudah memenuhi aturan Anggaran Dasar Perseroan pasal 15, Peraturan Pencatatan Bursa Efek Indonesia III.1.4 dan peraturan Bapepam LK no. IX.I.5 yang mengatur bahwa perusahaan publik harus memiliki komisaris independen sekurang-kurangnya 30% dari jajaran anggota Dewan Komisaris.

Dewan Komisaris mengadakan rapat internal rutin tiga bulanan yang dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan Komite Audit serta rapat-rapat lain yang dianggap perlu. Profil anggota Komisaris dimuat dalam bab tersendiri dalam Laporan Tahunan ini.
Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi pengawasan terhadap perkembangan usaha Perseroan sepanjang tahun, termasuk melakukan observasi dan memberikan pengarahan kepada Direksi dalam melaksanakan tanggungjawabnya serta melakukan evaluasi atas pelaksanaan keputusan Perseroan.

Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu Komite Audit. Susunan anggota Komite Audit meliputi dua anggota independen di bawah pengarahan Komisaris Independen. Dewan Komisaris melaksanakan pertemuan tiga bulanan dengan Direksi.

Adapun tugas dan wewenang Dewan Komisaris adalah:

  1. Dewan Komisaris dalam rangka pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi setiap waktu dalam jam kerja kantor Perseroan berhak memasuki bangunan dan halaman atau tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh Perseroan dan berhak memeriksa semua pembukuan, surat dan alat bukti lainnya, memeriska dan mencocokkan keadaan uang kas dan lainlain serta berhak untuk mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi.
  2. Dalam menjalankan tugas Dewan Komisaris berhak memperoleh penjelasan dari Direksi atau setiap anggota Direksi tentang segala hal yang diperlukan oleh Dewan Komisaris.
  3. Pada setiap waktu Dewan Komisaris berdasarkan suatu keputusan Rapat Dewan Komisaris dapat memberhentikan untuk sementara anggota Direksi dari jabatannya dengan menyebutkan alasannya.
  4. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang diberhentikan sementara oleh Dewan Komisaris, maka Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS dalam jangka waktu paling lambat 45 (empat puluh lima) hari kalender, setelah tanggal pemberhentian sementara.
  5. Dalam hal RUPS sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 pasal ini tidak dapat mengambil keputusan atau setelah lewatnya jangka waktu dimaksud RUPS tidak diselenggarakan, maka pemberhentian sementara anggota Direksi menjadi batal.
  6. Dewan Komisaris diwajibkan mengurus Perseroan untuk sementara dalam hal seluruh anggota Direksi diberhentikan untuk sementara atau Perseroan tidak mempunyai seorangpun anggota Direksi, dalam hal demikian Dewan Komisaris berhak untuk memberikan kekuasaan sementara kepada seorang atau lebih di antara anggota Dewan Komisaris atau tanggungan Dewan Komisaris.
  7. Komisaris berhak mengangkat dan memberhentikan Komite Audit sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.

Persyaratan
Setiap anggota Dewan Komisaris wajib memenuhi syarat berikut:

  • Warga Negara Asing dan/atau Warna Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan yang ditentukan peraturan perundang-undangan.
  • Memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang memadai.
  • Tidak pernah dinyatakan pailit dan/atau dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit.
  • Tidak pernah melakukan tindakan tercela dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan.

Independensi
Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara independen dan tidak mendapat intervensi dari pemegang saham ataupun pihak lain. Dewan Komisaris dalam memandang dan menyelesaikan masalah selalu menjauhkan kepentingan pribadi dan menghindari benturan kepentingan.

Ketentuan Jabatan Dewan Komisaris
Berikut adalah beberapa ketentuan yang telah diterapkan dan ditentukan bagi Dewan Komisaris :

  1. Dewan Komisaris terdiri atas sedikit-dikitnya 4 (empat) orang anggota Dewan Komisaris di mana termasuk anggota Komisaris Independen sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.
  2. Susunan keanggotaan Dewan Komisaris adalah : 
         a. Seorang Komisaris Utama 
         b. Seorang atau lebih Wakil Komisaris Utama 
         c. Dua orang atau lebih Komisaris
  3. Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk masa jabatan selama satu periode yang terdiri dari lima tahun dan dapat diangkat kembali. Jika sebelum masa jabatan Komisaris berakhir terdapat penggantian anggota Komisaris, maka anggota Komisaris baru tersebut mempunyai jabatan selama sisa masa jabatan Komisaris yang digantikannya.
  4. Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila masa jabatannya berakhir, mengundurkan diri, tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan, meninggal dunia atau diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
  5. Dalam hal terjadi kekosongan jabatan Komisaris, maka pengisian jabatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
  6. Anggota Dewan Komisaris dapat diberhentikan untuk sementara oleh RUPS jika melakukan tindakan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar atau melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan yang kuat.
  7. Penetapan remunerasi Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS.

Remunerasi Dewan Komisaris
Remunerasi Dewan Komisaris diusulkan berdasarkan evaluasi kinerja dan prospek perusahaan termasuk laporan pertanggungjawaban Dewan Komisaris yang tercantum dalam Laporan Tahunan. Usulan tersebut kemudian disampaikan untuk mendapatkan persetujuan di dalam RUPS.