Manajemen Resiko

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari risiko yang mungkin mempengaruhi kegiatan operasional dan hasil usaha Perseroan.
Manajemen risiko Perseroan diberdayakan untuk semakin dapat menjaga Perseroan di masa depan. Kami terus mempertajam pendekatan manajemen risiko kami dengan mengadopsi ISO 31000. Hal ini untuk memastikan proses manajemen risiko yang semakin transparan dan proaktif yang pada akhirnya akan terus memperbaharui sistem dan prosedur kami. Manajemen, pemegang saham dan karyawan pada akhirnya akan bisa bekerja dengan tenang walaupun di dalamnya terkandung risiko yang signifikan.

Berikut adalah gambaran singkat risiko yang mungkin dihadapi oleh Perseroan.
Seluruh properti dan pengembangan proyek Perseroan berada di Jakarta, Surabaya dan sekitar provinsi Banten dan Jawa Timur. Suksesnya bisnis Perseroan akan sangat bergantung kepada perkembangan properti yang berkelanjutan di Indonesia dan terutama pada daerah-daerah tersebut di atas.

Kondisi keuangan, kinerja operasional dan keuntungan Perseroan akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan permintaan dan pasokan properti, harga properti dan aktivitas pemerintah. Kebijakan dan pembatasan yang dikeluarkan atau akan dikeluarkan oleh pemerintah bisa mengakibatkan perubahan kondisi pasar, termasuk instabilitas harga dan ketidakseimbangan permintaan dan pasokan properti di Indonesia. Perseroan tidak dapat memastikan bahwa penurunan yang signifikan tidak akan terjadi dalam pasar properti Indonesia di masa depan. Selain itu tidak juga ada kepastian bahwa pemerintah tidak akan mengeluarkan pembatasan-pembatasan untuk membatasi perkembangan industri properti di Indonesia atau tidak ada perubahan yang memburuk dalam perekonomian Indonesia dan pasar realestat atau sebagai akibat dari kebijakan pemerintah untuk mengatasi inflasi dan kekhawatiran ekonomi lainnya. Perubahan tersebut akan membawa dampak yang material bagi pendapatan dan keuntungan Perseroan.