Sistem Pelaporan Pelanggaran

Dalam rangka mendukung penerapan Good Corporate Governance, Intiland mengimplementasikan sistem pelaporan pelanggaran (Whistleblower System) guna mencegah terjadinya tindak kecurangan dengan melaporkan kejadian perilaku pelanggaran serta mendorong budaya kejujuran dan keterbukaan.

Mekanisme yang dijalankan oleh Perseroan dalam sistem pelaporan pelanggaran adalah melalui fungsi dan peran Audit Internal. Temuan-temuan yang didapatkan oleh Audit Internal dimulai dari informasi- informasi yang disampaikan oleh karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada tim Audit Internal.

Informasi-informasi tersebut dievaluasi dan disaring oleh tim Audit Internal dan informasi yang signifikan akan digali untuk didapatkan bukti-bukti yang lebih komprehensif. Jika bukti mencukupi, tim Audit Internal akan menyampaikan secara resmi kepada Direksi, Komite Audit dan/atau Dewan Komisaris. Hasil keputusan Direksi, Komite Audit dan/ atau Dewan Komisaris kemudian akan ditindaklanjuti dan dilakukan telaah secara reguler oleh tim Audit Internal.

Adapun manfaat pengembangan sistem pelaporan pelanggaran di antaranya yaitu sebagai landasan Perseroan dalam merancang tindakan perbaikan yang diperlukan dan menyediakan mekanisme deteksi dini (early warning system) atas kemungkinan terjadinya masalah akibat suatu pelanggaran. Sedangkan bagi pelapor diberikan jaminan perlindungan dan kerahasiaan terhadap setiap pengaduan/pengungkapan.

Adapun mekanisme penyampaian pelaporan pelanggaran dapat dilayangkan baik melalui pesan singkat (SMS), email, kotak surat dan PO Box khusus. Laporan yang disampaikan pelapor sekurangkurangnya memuat informasi mengenai data diri pelapor (nama, alamat, nomor telepon, e-mail, dll).